Pengaruh Penggunaan Augmented Reality pada Pembelajaran Sistem Saluran Pernapasan dan Sistem Saluran Pencernaan Pada Tubuh Manusia

  • Rico Fiyan Hady Rico institut Sains dan Terapan Teknologi Surabaya
Keywords: Augmented Reality, AR, Sistem Saluran Pernapasan, Sistem Saluran Pencernaan, Siswa, Marker, Pembelajaran, Sekolah Dasar, Annova

Abstract

Augmented Reality (AR) merupakan peluang baru untuk mempermudah kegiatan manusia dalam mengilustrasikan sesuatu. Karena pada dasarnya konsep AR adalah menampilkan objek grafis menjadi tampak nyata seolah ada dihadapan kita. Dalam segi pendidikan hal ini akan sangat berpengaruh mengingat konsep dari AR itu sendiri. Aplikasi ini akan mempermudah interaksi dua arah mengenai materi yang sedang disampaikan khususnya dalam jenjang sekolah dasar. Peserta didik seolah akan melihat objek yang sedang diajarkan berada didepan mereka. Hal ini membuat peserta didik dapat mengerti secara komplek dan terstruktur mengenai sistem pencernaan dan sistem pernapasan pada tubuh manusia dengan hanya menggunakan smartphone dan sebuah gambar sebagai marker. Hasil penelitian disalah satu sekolah mengungkap hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran AR akan meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mengenal organ sesuai dengan kuisoner yang sudah diberikan. Aplikasi ini berhasil membantu belajar peserta didik untuk memperlajari sistem pernapasan dan sistem perncernaan pada tubuh manusia dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR)

References

[1] Malek El Kouzi, Abdihakim Mau, Diego Zambrano. (2019). “An Educational Augmented Reality Application for Elementary School Student Focusing on the Human Skeletal System.” IEEE Internasional Conference on Virtual Reality and 3D User Interfaces. (pp. 1594-1599). Osaka. Japan: IEEE
[2] Bambang Cahyono, Muhammad Bambang Firdaus, Edy Budiman. (2018). “Augmented Reality Applied to Geometry Education.” The 2nd East Indonesia Conference on Computer Information Technology (EIConCIT). (pp. 299-303). Samarinda. Indonesia: IEEE
[3] Carolina Matero, & Segura. (2018). “A new Augmented-Reality platform for Electromagnetic Education.” Heriot-Watt University, School of Engineering and Physical Sciences. (pp. 174-177). Edinburgh, Scotland. UK: IEEE
[4] Mohammad Fahim Hossain, Sudipta Barman, A K M Bahalul Haque. (2019). “Augmented Reality for Education; AR Children’s Book.” Departemen of Electrical and Computer Engineering, North South University. (pp. 2568-2571). IEEE Region 10 Conference (TENCON 2019). Dhaka. Bangladesh: IEEE.
[5] Cheng-Ping Chen, Chang-Hwa Wang. (2015). “The Effect of Learning Style on Mobile Augmented-Reality-Faciliated English Vocabulary.” Internasional Conference IEEE Departemen of Visual Communication Design. New Taipei City, Taiwan: IEEE.
[6] Nanang Wahyudi. (2018). “Pengaruh Penggunaan Augmented Reality Pada Pembelajaran Menggambar Teknik Terhadap Peningkatan Kemampuan Spasial Siswa di SMK Antartika Sidoarjo”. Sidoarjo. Indonesia.
[7] Afrizal N. Baharsyah, I (2020). Teknologi Augmented Reality: Definisi,dan Cara Kerja. Retrieved from Jagoan Hosting: https://www.jagoanhosting.com/blog/teknologi-augmented-reality/
[8] Chien-Yu, Lin,. Jo-Ting Chao., Hsiao-Shan Wei. (2010). Augmented Reality-Based Assistive Technology for Handicapped Children. Internasional Symposium on Computer, Communication, Control and Automation. (pp. 61-64). Tainan City. Taiwan: IEEE
[9] Carmen Juan., Francesca Beatrice., Juan Cano. (2008). An Augmented Reality System for Learning the Interior of the Human Body. 8th IEEE Internasional Conference on Advanced Learning Technologies. (pp. 186-188). UPV. Spain: IEEE
Published
2020-10-31